Cari Info Peluang Usaha di Google

Memuat...

2010-03-31

Peluang Bisnis Sampah Bangka Belitung



PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Bagi masyarakat ataupun Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berminat untuk mengelolah sampah, hingga menghasilkan produk pupuk organik, Kadin Bangka Belitung (Babel) akan siap memfasilitasinya.“Bisnis sampah menjadi pupuk, ini sangat menjanjikan. Dengan investasi mesin seharga Rp 100 juta kita bisa mengelola 1 ton sampah perharinya,” kata Mimpin Sitepu, Wakil Kadin Babel kepada Bangka Pos Group, Jumat (26/3) di Jaguar Music & Resto saat acara pelatihan Bisnis Olah Sampah Menjadi Pupuk.

Ia menjelaskan, selama ini sampah dianggap sebagai masalah bagi sebagian besar orang, termasuk di Babel sendiri. Padahal, jika dikelola dengan baik, sampah organik bisa bernilai jual hingga menjadi ladang bisnis yang menguntungkan.

“Selama ini masyarakat kita lebih mengandalkan timah, bagaimana jika timah habis? Nah, di sini Kadin berharap masyarakat, terutama UKM dan pengusaha bisa menangkap peluang menjadikan sampah sebagai bisnis,” ungkap Mimpin.

Karenanya, pihaknya berusaha untuk memfasilitasi siapa saja yang berminat berbisnis sampah hingga menghasilkan produk berupa pupuk organik. Soal pendanaan, bisa saja bekerjasama dengan PT Timah dan lainnya.

Pendiri Bangka Goes Green, Johan Riduan Hasan yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan, bahwa secara teknologi memang bagus, apalagi diperuntukkan untuk bisnis. Hanya saja, saat ini yang menjadi kendalanya dari segi pemasaran. Apakah petani mau menggunakan pupuk organik ini.

“Dibutuhkan sosialisasi agar pengguna paham tentang manfaat pupuk organik,” ujar Johan.
Sementara itu, Ir Sonson Garsoni mengatakan, pembuangan jumlah sampah yang dihasilkan 220 juta penduduk Indonesia adalah 176 ribu ton/hari atau 63,360 juta ton/tahun ke TPA menyebabkan polusi.

“Sebetulnya sampah tidak selalu menjadi sumber masalah apabila dikelola dengan baik. Jumlah sampah yang semakin besar dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Sonson.

Sampah organik kata Sonson, memiliki potensi ekonomis dapat dikelola dengan mudah menjadi kompos.
Pada kesempatan itu di acara Kadin Bangka Belitung (Babel) bekerja sama dengan Kadin Jawa Barat menggelar pelatihan Bisnis Olah Sampah Menjadi Pupuk, Jum’at (26/3), di Jaguar Music & Resto, yang dihadiri pembicara Ir Sonson Garsoni dari Kadin Jabar dan Wakil Kadin Babel, Mimpin Sitepu, serta dihadiri Ketua Kadin Babel, Johnnie Sugiarto, jajaran Muspida, UKM, anggota dan sejumlah pengurus kadin, diperkenalkan alat pengolah sampah komposter yang mampu mengolah sampah menjadi pupuk kompos padat dan cair. (uwa)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar